Selasa, 09 Maret 2010

Bangun Mandar...,



Setelah bergelut dengan berbagai hal..., akhirnya kami sekeluarga sepakat meninggalkan kota Makassar tuk ‘sejenak’ menyisihkan lengan baju memfasilitasi gerakan membangun desa mandiri berbasis masyarakat (Bangun Mandar) di provinsi termuda Sulawesi Barat (kata para calon kepala daerah; ihlas pulang membangun kampoeng halaman, hehehe…).

Tentunya akan banyak hal yang menanti tuk diukir dalam torehan-torehan spiritual. Petuah mandar bilang begini ; Muaq purami di pau purami di poloa daq leqba tia soroq tammappasaqbi (Bila kita sudah berikrar jangan sampai mencoba diri surut menghilang tanpa pamit).

Tidak ada komentar: